Praktik Baik Pembatasan Gawai

SMAN 2 Sidoarjo Perkuat Fokus Belajar Murid Melalui Implementasi SE Mendikdasmen Nomor 18 Tahun 2026

Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 29 Juli 2026 – Dalam rangka mewujudkan satuan pendidikan sebagai ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang murid secara optimal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya belajar yang kondusif, bertanggung jawab, dan meminimalkan distraksi dalam proses pembelajaran.

SMAN 2 Sidoarjo Perkuat Fokus Belajar Murid Melalui Implementasi SE Mendikdasmen Nomor 18 Tahun 2026 Read More »

Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, SMPN 3 Sidoarjo Batasi Penggunaan Gawai Murid

SMP Negeri 3 Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi salah satu satuan pendidikan yang proaktif mengimplementasikan Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan. Melalui kebijakan yang mengedepankan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), sekolah ini berupaya memastikan gawai digunakan secara proporsional sebagai perangkat literasi digital tanpa mengganggu konsentrasi belajar murid.

Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, SMPN 3 Sidoarjo Batasi Penggunaan Gawai Murid Read More »

Mengembalikan Makna Ruang Belajar : Praktik Baik Pembatasan Gawai di SMAN 5 Bogor

Di era digital yang bergerak tanpa henti, gawai seolah-olah telah menjadi perpanjangan tangan dari diri kita sendiri. Layar bercahaya ini menemani ke mana pun kita pergi, tak terkecuali bagi para pelajar di lingkungan sekolah. Namun, di balik kemudahan akses informasi yang ditawarkannya, penggunaan gawai yang tanpa batas mulai menggerus esensi interaksi nyata di ruang-ruang kelas. Menjawab kegelisahan ini, SMAN 5 Bogor hadir sebagai salah satu teladan nyata dalam mengimplementasikan kebijakan pembatasan gawai secara humanis, terarah, dan penuh makna.

Mengembalikan Makna Ruang Belajar : Praktik Baik Pembatasan Gawai di SMAN 5 Bogor Read More »

wpChatIcon
wpChatIcon