Mengapa Penggunaan Gawai Perlu Dibatasi?
Cari tahu lebih lanjut ->
- Menciptakan budaya belajar yang aman dan nyaman.
- Meningkatkan konsentrasi belajar.
- Meningkatkan interaksi sosial antarmurid.
- Mendukung Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
- Melindungi murid dari dampak negatif penggunaan gawai yang tidak tepat.
- Membentuk budaya digital yang sehat, aman, bijaksana, dan bertanggung jawab; serta.
- Mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran.
Bagaimana Prinsip-Prinsip Pembatasan Gawai?
Cari tahu lebih lanjut ->
- Pembatasan penggunaan, bukan pelarangan, yaitu gawai dibatasi
penggunaannya selama kegiatan belajar dan kegiatan satuan
pendidikan berlangsung, namun tetap dapat digunakan untuk
mendukung pembelajaran di bawah pengawasan pendidik. - Perlindungan anak, yaitu pembatasan ditujukan
untuk melindungi murid dari risiko adiksi digital, paparan konten
negatif, perlindungan siber, dan kekerasan berbasis daring. - Penguatan literasi digital, yaitu pembatasan disertai dengan sosialisasi etika dan keamanan digital.
- Partisipasi dan kolaborasi, yaitu melibatkan pemerintah daerah, sekolah, pendidik, orang tua, dan murid.
- Evaluasi berkala dan kejelasan tata kelola, yaitu memiliki mekanisme pelaksanaan, pengecualian, dan pengawasan yang jelas.
Artikel Praktik Baik
SMAN 2 Sidoarjo Perkuat Fokus Belajar Murid Melalui Implementasi SE Mendikdasmen Nomor 18 Tahun 2026
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 29 Juli 2026 – Dalam rangka mewujudkan satuan pendidikan sebagai ruang yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang murid secara optimal, Kementerian Pendidikan...
SMP Negeri 3 Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi salah satu satuan pendidikan yang proaktif mengimplementasikan Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 18 Tahun 2026...
Di era digital yang bergerak tanpa henti, gawai seolah-olah telah menjadi perpanjangan tangan dari diri kita sendiri. Layar bercahaya ini menemani ke mana pun kita pergi, tak terkecuali bagi para...
